MEMBAHAS sejarah Politeknik seyogyanya disinggung sejarah pendidikan teknik di Indonesia masa lampau. Pendidikan teknik di Indonesia berawal dari pendidikan di zaman kolonial yang terdiri atas sekolah pertukangan (ambacht school) yang menghasilkan tukang-tukang sekolah teknik menengah, (technische hoge school) yang menghasilkan calon pengawas lapangan, dan sekolah tinggi teknik (tecnische hoge school) yang menghasilkan insinyur. Setelah masa kemerdekaan, pendidikan teknik dilaksanakan dalam bentuk sekolah teknik pertama (ST), sekolah teknik menengah (STM) , dan perguruan tinggi teknik. Saat itu jumlah insinyur di Indonesia sangat sedikit, terutama insinyur Bangsa Indonesia bisa dihitung dengan jari. Untuk mengatasi kekurangan tenaga di lapangan, timbul gagasan mendirikan suatu lembaga pendidikan teknik yang dapat menghasilkan tamatan dengan kemampuan mendekati insinyur namun masa studinya relatif lebih cepat. Akhirnya tahun 1951 lahir Lembaga Akademik Pendidikan Teknik (LAPT) di Bandung, kemudian berubah nama menjadi Akademik Teknik Pekerjaan Umum dan Tenaga (ATPUT) dengan masa studi tiga tahun.
